Ingin punya bisnis sendiri? Ingin punya penghasilan tambahan? Yang satu ini bisa dikerjakan dari rumah atau dari mana pun saja!  Klik untuk info lebih lanjut! 

Terapi Hormon untuk Pengobatan Osteoporosis

Seseorang yang terkena osteoporosis harus segera diobati agar tidak memperparah kerapuhan tulang yang ada. Selain itu, pengobatan sangat dibutuhkan bagi pasien yang telah mengalami patah tulang karena osteoporosis.

Berikut adalah beberapa pengobatan yang dapat diambil untuk mengobati osteoporosis:

  • Terapi hormon
  • Obat-obatan seperti Actonel, Calcimar, Evista, Fosamax, Miacalcin, Reclast, dan Boniva
  • Suplemen kalsium dan vitamin D
  • Latihan menggunakan bantal beban yang membuat otot bekerja melawan gravitasi
  • Suntik Forteo atau PTH untuk membangun kembali tulang
  • Suntik Prolia bagi perempuan yang berisiko tinggi fraktur ketika obat lainnya tidak bekerja

Haruskah Mengambil Tindakan Terapi Hormon?

Terapi hormon estrogen diyakini berguna dalam mencegah atau mengurangi laju peningkatan pengeroposan tulang yang mengarah ke osteoporosis.Hal ini umumnya direkomendasikan untuk wanita postmenopause yang:

  • Mengalami menopause dini.
  • Memiliki massa tulang yang rendah, yang diukur dengan tes kepadatan tulang dan / atau gejala menopause.
  • Memiliki beberapa faktor risiko lain untuk osteoporosis, seperti: tulang yang mungil tipis, riwayat osteoporosis keluarga, atau masalah medis yang berhubungan dengan osteoporosis.

Semua risiko melakukan terapi hormon belum diketahui, namun penelitian telah menunjukkan bahwa beberapa jenis terapi dapat meningkatkan risiko terkena:

  • Kanker payudara
  • Penyakit kantung empedu
  • Penggumpalan darah
  • Stroke
  • Penyakit jantung (studi terbaru menunjukkan hal ini lebih relevan untuk wanita usia lanjut)

Jika Anda menggunakan terapi hormon hanya untuk pencegahan osteoporosis, pastikan untuk berbicara dengan dokter Anda sehingga Anda dapat menimbang manfaat dari terapi hormon dibandingkan dengan risiko pribadi Anda dan mempertimbangkan pengobatan lain untuk tulang Anda. Jika diperlukan, dokter Anda dapat melakukan perawatan yang berbeda untuk membantu mencegah osteoporosis.

Apakah Ada Alternatif Aman untuk Terapi Hormon?

Bagi wanita yang tidak dapat mengambil terapi hormon untuk alasan kesehatan atau alasan pribadi lainnya, berikut ada alternatif pencegahan atau pengobatan osteoporosis yang dapat dilakukan:

  • Bifosfonat. Kelompok obat ini termasuk obat Actonel, Fosamax, Reclast, dan Boniva. Bifosfonat digunakan untuk mencegah dan / atau mengobati osteoporosis. Bifosfonat telah terbukti memperlambat pengeroposan tulang, meningkatkan kepadatan tulang dan mengurangi risiko patah tulang belakang. Actonel dan Fosamax juga telah terbukti mengurangi risiko patah tulang lainnya selain tulang belakang.
  • Calcimar, Miacalcin. Obat ini terdiri dari hormon alami, yang disebut kalsitonin, yang terlibat dalam regulasi kalsium dan metabolisme tulang. Kalsitonin membantu memperlambat pengeroposan tulang dan meningkatkan kepadatan tulang belakang. Obat ini digunakan untuk mengobati osteoporosis. Banyak wanita melaporkan bahwa obat ini dapat mengurangi rasa sakit yang terkait dengan patah tulang.
  • Evista. Obat ini adalah Selective Estrogen Receptor Modulator (SERM) yang memiliki banyak kesamaan cirri dengan estrogen. Obat ini telah disetujui untuk pencegahan dan pengobatan osteoporosis dan dapat mencegah keropos tulang pada tulang belakang, pinggul, dan daerah lain dari tubuh. Penelitian telah menunjukkan bahwa obat ini dapat menurunkan tingkat patah tulang belakang sebesar 30%-50%. Namun, obat ini dapat meningkatkan risiko penggumpalan darah seperti estrogen.
  • Forteo adalah jenis hormon yang digunakan untuk mengobati osteoporosis. Obat ini membantu membangun kembali tulang dan meningkatkan kepadatan mineral tulang. Obat ini diberikan melalui suntikan dan digunakan sebagai pengobatan untuk osteoporosis.
  • Prolia yang sering disebut antibodi monoklonal adalah antibodi manusia sepenuhnya yang diproduksi di laboratorium yang dapat menonaktifkan mekanisme penghancuran tulang oleh tubuh. Obat ini digunakan untuk mengobati wanita yang berisiko tinggi mengalami patah tulang ketika obat osteoporosis lain tidak berhasil.

Subcribe Yuk

Dapatkan email notifikasi setiap kali ada artikel baru di website ini.