Ingin punya bisnis sendiri? Ingin punya penghasilan tambahan? Yang satu ini bisa dikerjakan dari rumah atau dari mana pun saja!  Klik untuk info lebih lanjut! 

Penyebab Mata Minus Pada Anak

Sebenarnya apakah Penyebab Mata Minus Pada Anak? Dewasa ini, cukup banyak anak berusia dibawah 10 tahun yang mengenakan kaca mata. Bisa jadi itu merupakan trend, namun mungkin juga anak-anak tersebut memang menderita mata minus. Mata minus atau dalam istilah kedokteran dikenal dengan nama miopia merupakan kelainan mata yang dikarenakan bayangan optik pandang jatuh tidak tepat pada fokus retina melainkan di depan retina. Sehingga biasanya penderita miopi harus mengenakan alat bantu yang berupa kacamata minus karena tanpa mengenakan kaca mata minus, jarak pandang penderita miopi hanya sedikit. Anak-anak yang menderita mata minus biasanya tidak dapat melihat benda pada jarak jauh dengan jelas.

Cek Kesehatan Mata Anak Sejak Dini

Pertama, alangkah baiknya apabila kita rutin memeriksakan kesehatan mata pada anak kita sejak kecil. Selain juga kita tahu penyebab mata minus pada anak kita, kita juga dapat mengetahui kalau-kalau ada kelainan pada mata anak kita tercinta. Pemeriksaan rutin sebaiknya tiga bulan sekali, karena pengguna kacamata biasanya harus mengganti lensa selama tiga bulan sekali. Kemudian perhatikan gejala mata minus pada anak. Ajak bicara anak tentang keluhan pada mata.

Anak yang menderita mata minus akan mengeluhkan pandangan yang semakin kabur bila melihat obyek yang jauh atau dalam jarak tertentu. Jika dia tidak mau mengeluhkan apa yang dirasakannya tersebut, perhatikan cara anak melihat benda jauh. Caranya adalah dengan memintanya melihat benda dalam jarak pandang tertentu dan perhatikan matanya ketika melihat benda yang ditunjuk. Apabila dia memincingkan matanya ketika kita meminta melihat benda dengan jarak tertentu, maka itu merupakan salah satu gejala mata minus pada anak anda.

Perhatikan pula kebiasaan anak dalam membaca dan menulis juga menonton televisi dan komputer. Karena kebiasaan membaca, menulis dan menonton layar televisi dan komputer dalam jarak dekat juga merupakan gejala mata minus pada anak. Selain itu lama-kelamaan anak akan mulai mengeluhkan sakit pada kepala bagian belakang dan mengeluhkan cepat lelah bila sedang menulis atau membaca. Begitulah beberapa gejala mata minus pada anak yang harus kita perhatikan sebagai orang tua.

Penanganan Mata Minus Pada Anak

Setelah mengetahui gejala mata minus pada anak, lantas bagaimana cara mengatasi mata minus pada anak? Karena bila dibiarkan terus-menerus maka kelainan minus ini akan semakin parah. Apabila harus terus memakai kacamata, rasanya kurang bagus karena masih kecil, dan repot juga harus mengganti lensa mata setiap tiga bulan sekali. Salah satu cara untuk mengatasi keparahan penyebab mata minus pada anak yaitu dengan mengkonsumsi vitamin A atau beta karoten secara rutin. Vitamin A atau beta karoten didapat dari sayuran seperti wortel, tomat, dan sayuran berwarna merah. Hindari menonton televisi dan komputer dalam waktu lama. Selain itu batasi pula jarak pandang ketika membaca. Atur pencahayaan yang tepat saat membaca, menulis dan bermain komputer yaitu dalam pencahayaan yang cukup terang. Disamping itu, lakukan pemijatan secara berkala pada daerah tengkuk dan kepala bagian belakang. Jaga mata anak anda sedini mungkin, karena mata adalah jendela dunia.

Subcribe Yuk

Dapatkan email notifikasi setiap kali ada artikel baru di website ini.