Ingin punya bisnis sendiri? Ingin punya penghasilan tambahan? Yang satu ini bisa dikerjakan dari rumah atau dari mana pun saja!  Klik untuk info lebih lanjut! 

Penyebab Haid Tidak Teratur

Haid Anda tidak teratur? Jangan cemas dan gelisah karena biasanya haid tidak teratur juga pernah dialami sebagian besar wanita. Baca artikel “penyebab haid tidak teratur” berikut ini, dan temukan jawabannya.

Pengertian haid tidak teratur

Sebelum kita membahas pengertian haid teratur, mari kita definisikan terlebih dahulu apa itu haid teratur. Haid teratur adalah haid yang memiliki siklus teratur, yaitu umumnya 28 hari. Jika maju atau mundur 1-3 hari pada awal siklus dan pendarahan perlangsung 2-7 hari maka dapat dikatakan haid tersebut masih teratur.
Sebaliknya siklus haid dikatakan tidak teratur apabila siklus haid yang terjadi tidak mengikuti pola normal siklus Anda. Sebagian besar keterlambatan haid disebabkan adanya proses anovulasi, yaitu suatu kondisi dimana tuba falopi tidak dapat melepaskan sel telur. Jika Anda mengalami keterlambatan haid ini selama 1 atau 2 kali dalam setahun, maka masih dianggap normal. Sebaliknya jika Anda mengalami haid tidak teratur selama beberapa bulan atau beberapa tahun, maka hal ini dapat dikatakan siklus haid Anda tidak teratur.

Faktor-faktor penyebab haid tidak teratur

Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan seorang wanita mengalami haid tidak teratur, yaitu kehamilan, menyusui, periode perimenopause, penggunaan obat kontrasepsi, perubahan berat badan dan stres emosional.

  1. Kehamilan
    Jika Anda merupakan pasangan muda yang baru menikah, kehamilan dapat menjadi penyebab siklus haid menjadi tidak teratur. Segeralah lakukan tes kehamilan apabila setelah periode haid terlewati, Anda belum juga mengalami haid. Besar kemungkinan Anda hamil.
  2. Menyusui
    Pasca melahirkan biasanya haid menjadi tidak teratur. Ini disebabkan oleh faktor hormon prolaktin yang bertugas menghasilkan ASI. Ketika ibu menyusui, maka kadar hormon prolaktin dalam tubuh akan meningkat. Meningkatnya hormon prolaktin secara otomatis akan menurunkan hormon estrogen dan progesteron oleh tubuh. Padahal kedua hormon ini yang bertugas dalam menjalankan siklus haid. Akibatnya haid menjadi terlambat dan tidak teratur.
  3. Periode perimenopause
    Perimenopause merupakan masa dimana wanita akan mengalami menopause (masa berakhirnya siklus haid terakhir). Adanya sejumlah perubahan pada siklus ini umumnya memang tidak membutuhkan perawatan medis dan dapat diterima, sedangkan apabila terjadi perdarahan yang cukup berat membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut. Pendarahan yang terjadi setelah masa menopause merupakan sesuatu yang abnormal dan perlu untuk diamati lebih lanjut.
  4. Penggunaan obat kontrasepsi
    Pada umumnya penggunaan obat kontrasepsi dapat mempengaruhi hormon estrogen dan progesteron sehingga dapat menyebabkan ketidakteraturan siklus haid. Selain itu pemakaian pil KB dapat mengakibatkan darah yang keluar menjadi sedikit atau seringkali malah membuat darah keluar lebih banyak pada saat haid berlangsung. Sedangkan penggunaan suntik KB pasca melahirkan berpotensi menyebabkan tidak teraturnya haid.
  5. Perubahan berat badan
    Kenaikan atau berkurangnya berat badan secara signifikan dapat mengakibatkan siklus haid tidak teratur. Penambahan berat badan yang cukup nyata menandakan terjadinya gangguan tiroid yang dapat mengakibatkan berat badan naik, kondisi badan lesu , siklus haid menjadi tidak teratur, dan lain sebagainya.
  6. Stres secara emosional
    Seorang wanita jika sedang diputus cinta, kehilangan orang terkasih, kehilangan pekerjaan, dan menghadapi masalah besar sering mengalami stres secara emosional, terutama yang masuk dalam kategori stres berat. Ini dapat mengakibatkan proses perdarahan menjadi tidak teratur.

Demikianlah artikel mengenai penyebab haid tidak teratur. Semoga Anda menjadi tidak cemas lagi setelah membaca artikel di atas.

Subcribe Yuk

Dapatkan email notifikasi setiap kali ada artikel baru di website ini.