Ingin punya bisnis sendiri? Ingin punya penghasilan tambahan? Yang satu ini bisa dikerjakan dari rumah atau dari mana pun saja!  Klik untuk info lebih lanjut! 

Penyebab dan Gejala Keracunan Makanan

Saat ini kita semua perlu berhati-hati. Sebab banyak sekali makanan yang menyebabkan kita teracuni. Bukan sengaja diracun oleh oknum tertentu, melainkan memang makanan itu tak layak konsumsi. Oleh karena itu, banyak sekali kasus-kasus keracunan makanan hanya disebabkan karena ketidaktahuan atau karena ikut-ikutan teman untuk makan. Nah, inilah pentingnya kita memahami berbagai penyebab dan gejala keracunan makanan. Sekadar diketahui, terminologi keracunan makanan di dunia medis adalah food poisoning atau food intoxication.

Makanan adalah rumah yang nyaman bagi berbagai mikroorganisme. Tentunya dapat dibayangkan betapa berbahaya makanan yang kita konsumsi ternyata bisa beracun atau rusak karena ulah kawanan mikroorganisme itu. Mikroorganisme sangat mungkin menyebabkan keracunan makanan. Kok bisa ya? Iya bisa, karena bisa jadi mikroorganisme itu mengeluarkan racun (toksin) yang berbahaya bagi kesehatan. Racun bisa berupa eksotoksin maupun enterotoksin. Eksotoksin adalah racun yang diproduksi oleh mikroorganisme hidup. Enterotoksin adalah racun yang stabil terhadap panas biasanya menyerang lapisan lendir (selaput mukosa) usus.

Contoh berbagai mikroorganisme penyebab dan gejala keracunan makanan, misalnya: Escherichia coli yang biasanya ditemukan di dalam daging sapi cincang yang tidak matang. Bila keracunan, maka gejala utamanya adalah diare dan sakit perut dan diare. Salmonella sp yang biasanya dijumpai di dalam telur, susu, daging, dan unggas. Keracunan Salmonella sp ditandai dengan mencret, mual, dan kram di perut, hanya berlangsung maksimal lima hari. Clostridium botulinum yang biasa ditemukan pada makanan kaleng dan makanan bayi. Bila keracunan, maka berakibat mual, muntah, kram perut, gangguan pencernaan, bahkan bila berat sampai menimbulkan sulit menelan, sukar bergerak, hingga kelumpuhan

Untuk memastikan berbagai penyebab dan gejala keracunan makanan, maka kondisi dan persyaratan berikut ini haruslah terpenuhi: makanan harus dimakan dan tertelan, suhu haruslah cocok bagi mikroorganisme untuk tumbuh dan berkembang, makanan haruslah media yang tepat bagi mikroorganisme untuk tumbuh dan berkembang, mikroorganisme atau toksinnya harus berada di makanan, harus ada cukup waktu bagi mikroorganisme untuk memproduksi toksin.

Demikian telah diuraikan penyebab dan gejala keracunan makanan. Semoga bermanfaat.

Subcribe Yuk

Dapatkan email notifikasi setiap kali ada artikel baru di website ini.