Tersedia training online gratis dan sistem online marketing terkini termasuk web, sistem follow up dan randomizer.  klik di sini untuk info lebih lanjut. 

Penyebab Amandel Membesar dan Membengkak

Amandel atau tonsil, merupakan organ tubuh yang belum terlalu banyak diketahui fungsi utamanya, namun menurut dunia kedokteran, organ ini mempunyai hubungan erat dengan system daya tahan tubuh. Pada beberapa kasus terjadi pembengkakan atau pembesaran amandel dan terutama terjadi di usia 5 – 15 tahun. Adapun penyebab amandel membesar dan membengkak bervariasi. Namun yang paling banyak ditemukan adalah pembengkakan amandel disebabkan oleh infeksi virus ataupun bakteri. Beberapa anak juga mengalami radang pada tonsil ketika terserang batuk ataupun influenza. Kecenderungan faktor genetis terhadap terjadinya penyakit ini juga ada. Berdasarkan penelitian, anak yang dilahirkan dari keluarga dengan riwayat terjadi radang amandel dan sampai menjalani operasi amandel memiliki kecenderungan terserang radang amandel lebih besar dibandingkan anak yang lahir dari keluarga tanpa riwayat penyakit radang amandel.

Penyebab Amandel Membesar dan MembengkakNamun selain dari adanya infeksi, radang amandel dapat pula timbul adanya reaksi alergi terhadap suatu makanan ataupun minuman, bahkan terhadap kondisi cuaca tertentu. Namun, kasus ini tidak terlalu banyak dilaporkan. Kondisi stress juga dapat menimbulkan terjadinya radang atau pembengkakan amandel. Stress memicu adanya penurunan daya tahan tubuh yang berimbas kepada rentannya tubuh terhadap infeksi.

Infeksi yang sebagai penyebab amandel membesar dan membengkak antara lain adalah disebabkan oleh virus yang menyebabkan pilek seperti adenovirus, rhinovirus, virus influenza, coronavirus. Virus tersebut banyak terdapat di udara sehingga penularan adalah melalui media udara. Namun karena factor genetic memiliki peran yang tidak sedikit, maka meskipun seorang anak terkena pilek yang disebabkan oleh salah satu virus tersebut di atas, yang tertular dari rekannya yang terserang radang amandel, belum tentu dirinya juga tertular radang amandel. Jadi tidak perlu terlalu diresahkan oleh orang tua. Dengan kata lain penularan radang amandel ini tidak semudah penularan penyakit pilek itu sendiri.

Amandel dapat diobati menggunakan beberapa senyawa antiradang dan antipiretik seperti ibuprofen, prednisolon dan jika belum terlalu parah dapat diberi obat penurun panas jenis paracetamol. Namun jika radang amandel terlalu berat tidak jarang dokter menyarankan untuk dioperasi.

Dengan mengetahui penyebab amandel membesar dan membengkak, maka diharapkan manajemen penatalaksanaan khususnya bagi orang tua yang anaknya terkena amandel dapat lebih terarah.

Subcribe Yuk

Dapatkan email notifikasi setiap kali ada artikel baru di website ini.