Tersedia training online gratis dan sistem online marketing terkini termasuk web, sistem follow up dan randomizer.  klik di sini untuk info lebih lanjut. 

Penyakit Jantung Koroner

Penyakit Jantung Koroner merupakan pembunuh tertinggi setelah kanker. Setiap tahun, jutaan orang di seluruh dunia meninggal dunia karena serangan jantung, meskipun tidak semua serangan jantung akan mengakibatkan kematian, namun pada banyak kasus, orang yang pernah mengalami serangan jantung akan menderita beberapa dampak lanjutan.

Faktor-Faktor Penyakit Jantung Koroner

Seseorang bisa mendapatkan penyakit jantung melalui beberapa faktor. Yang pertama adalah keturunan; jika orang tua atau saudara kandung anda pernah mengalami serangan jantung pada usia di bawah 60, maka anda memiliki risiko yang lebih tinggi menderita penyakit ini. Oleh karena itu, jika memang ada riwayat serangan jantung dalam keluarga anda, sebaiknya anda jauh lebih berhati-hati dalam menjaga pola makan serta gaya hidup agar kesehatan jantung tetap terjaga.

Faktor lain yang menyebabkan penyakit jantung adalah pola makan dan gaya hidup. Pola makan yang buruk serta asupan makanan yang berlebihan memicu penyakit jantung. Konsumsi karbohidrat dan lemak tanpa diimbangi dengan konsumsi protein, mineral dan vitamin yang cukup akan membuat tubuh anda menjadi ‘tempat penimbunan lemak. Untuk itu selalu jaga pola makan anda, konsumsi karbohidrat dan lemak secukupnya dan tingkatkan asupan protein, serat dan vitamin yang berasal dari bahan makanan segar seperti sayuran, buah buahan, kacang kacangan, biji bijian dan ikan.

Jika anda tidak mengatur dan menjaga pola makan agar tetap sehat, kadar lemak dan kolesterol dalam tubuh anda akan meningkat. Hal ini tidak hanya akan berakhir pada kegemukan, namun juga penyakit berbahaya yang menyertai masalah kegemukan seperti diabetes, tekanan darah tinggi dan serangan jantung.

Selain pola makan, anda juga harus menjalani gaya hidup sehat agar terhindar dari penyakit jantung; lakukan olah raga rutin, banyak minum air putih, berhenti merokok dan konsumsi alcohol serta menghindari stress berlebihan. Hal-hal tersebut memang terdengar sangat klise, namun menjadi satu satunya cara agar terhindar dari penyakit jantung dan penyakit berat lainnya. Pola makan dan gaya hidup sehat menjamin anda terhindar dari masalah-masalah kesehatan, dan sebenarnya apabila diterapkan sejak dini dalam kehidupan sehari hari, pola makan dan gaya hidup sehat tersebut sama sekali tidak sulit untuk dijalankan.

Gejala-Gejala Serangan Jantung Koroner

Jika seseorang menderita penyakit jantung, ia akan mengalami beberapa gejala spesifik seperti rasa sakit atau nyeri yang luar biasa pada dada. Namun kebanyakan orang tidak menganggapnya serius karena mengira rasa sakit itu merupakan gangguan pencernaan. Gejala spesifik lainnya adalah rasa tertekan di bagian tengah dada selama sekitar 30 detik sampai 5 menit, jantung terasa berdebar debar, keluar keringat dingin, pusing dan bahkan pingsan.

Berbeda dengan serangan jantung yang timbul secara mendadak, penyakit jantung sendiri terjadi secara perlahan lahan; selain itu sebenarnya gejala-gejala penyakit jantung sudah dapat terlihat beberapa bulan sebelum serangan jantung terjadi – namun sayangnya, banyak orang tidak terlalu mempedulikannya karena mengira itu adalah gejala dari penyakit ringan lain; di antara gejala-gejala penyakit jantung adalah penderita sering merasa sangat lelah, meski hanya melakukan kegiatan rutin yang ringan. Rasa lelah ini diakibatkan karena jantung tidak mendapatkan cukup oksigen akibat dari penyumbatan pembuluh darah koroner. Kebanyakan orang mengira mereka kelelahan karena kurang tidur atau stress akibat masalah-masalah pekerjaan, sehingga mereka tidak segera memeriksakan diri ke dokter atau ahli jantung. Jika kemudian anda mengalami rasa nyeri atau rasa ditekan pada dada, dalam dunia medis disebut angina, hal tersebut memberikan peringatan akan terjadinya serangan jantung. Beberapa hari sebelum mengalami serangan jantung hebat, biasanya anda akan terlebih dahulu mengalami kontraksi otot di dada yang terjadi secara tiba-tiba; hal ini adalah serangan jantung ringan yang umum terjadi sebelum serangan jantung koroner.

Subcribe Yuk

Dapatkan email notifikasi setiap kali ada artikel baru di website ini.