Ingin punya bisnis sendiri? Ingin punya penghasilan tambahan? Yang satu ini bisa dikerjakan dari rumah atau dari mana pun saja!  Klik untuk info lebih lanjut! 

Pengaruh Kopi dan Teh Terhadap Kolesterol

Kopi dan Teh adalah 2 minuman yang sering kali dikonsumsi oleh masyarakat baik karena rasanya yang khas dan enak, karena manfaatnya ataupun karena sebuah kebiasaan sehari-hari. Jika membahas teh dan kopi, sering kali orang mengumpamakan kedua hal ini dengan air dan api dimana keduanya memiliki sesuatu berbeda dan keunikan masing-masing. Salah satu informasi yang sering kali dicari orang tentang kedua minuman ini adalah pengaruhnya pada kolesterol tubuh. Bagaimana Pengaruh Kopi dan Teh terhadap Kolesterol? Anda akan segera melihat perbedaan yang sangat berkebalikan dari kedua minuman ini.

Minuman teh atau kopi berdasarkan penyajiannya saja sudah berbeda. Ya pada umumnya minuman teh akan disuguhkan kepada tamu yang datang baik pagi, siang ataupun malam. Sementara kopi sering kali dihidangkan pada malam hari karena memang ada kandungan yang bisa membuat peminumnya bisa betah melek berlama-lama. Kedua minuman ini pun juga memiliki variasi yang sangat banyak dan mungkin anda pun belum merasakan semuanya. Dari teh sendiri variasinya berupa teh biasa, teh hijau, teh hitam, teh ginseng / teh cina, teh bakar dan masih banyak lagi. Sementara kopi sendiri adalah jenis kopi tubruk, kopi krim, es kopi sampai dengan kopi luwak yang cukup terkenal.

Jika dilihat dari manfaatnya kedua minuman ini bisa dibilang bisa membantu beberapa permasalahan yang sering kali terjadi pada tubuh anda. Teh sendiri sering kali diminum orang saat sedang sakit flu, batuk, maupun saat puasa karena bisa memberikan efek segar dan rilex di badan. Sementara kopi sudah dibuktikan cukup efektif dalam mencegah penyakit asam urat yang kerap kali menyerang para orang dewasa ataupun orang tua. Perlu  anda ketahui, meminum 1-3 gelas kopi per hari bisa menurunkan resiko asam urat sebesar 8% atau lebih.

Apakah Pengaruh Kopi dan Teh terhadap Kolesterol akan sama baiknya dengan beberapa contoh diatas? Ternyata penelitian membuktikan kedua minuman ini justru saling berkebalikan jika berhubungan dengan kolesterol. Sepertinya lebih baik membahas berita buruk dulu yang datang dari kopi. Memang di dalam kopi tidak terdapat kandungan kolesterol akan tetapi zat didalam kopi bisa meningkatkan kadar kolesterol anda. Zat itu bernama cafestol dimana zat ini merupakan pemicu kolesterol paling kuat dalam segala bahan makanan manusia. Penelitian menunjukkan jika mengkonsumsi 10mg zat cafestol setiap hari selama 4 minggu maka akan bisa meningkatkan kadar kolesterol sekitar 2% dari rata-rata kolesterol 5,5 mmol/l.

Berita baik justru datang dari teh yang ternyata diminum dalam bentuk apapun baik dingin ataupun panas akan memberikan efek rileks pada pembuluh darah anda sehingga bisa terhindar dari adanya pembekuan darah. Zat anti oksidan dalam teh yang bernama flavonoid inilah yang mencegah LDL menumpuk pada pembuluh darah.

Subcribe Yuk

Dapatkan email notifikasi setiap kali ada artikel baru di website ini.