Tersedia training online gratis dan sistem online marketing terkini termasuk web, sistem follow up dan randomizer.  klik di sini untuk info lebih lanjut. 

Otomikosis, Infeksi Jamur Pada Telinga

Otomikosis  adalah infeksi pada telinga luar yang disebabkan oleh jamur. Penyakit ini terutama banyak ditemui di negara-negara tropis seperti Indonesia. Pada negara-negara dengan 4 musim penyakit ini banyak ditemukan seiring dengan berakhirnya musim panas.Karena itu penyakit ini juga dikenal dengan nama lain Tropical Ear atau Hot Weather Ear.

Penyakit ini memang bukan penyakit yang mengancam jiwa tapi penyakit ini seringkali membuat panderita putus asa karena lamanya waktu yang diperlukan dalam pengobatan dan juga tingkat kekambuhannya yang tinggi bila tidak diobati dengan benar.

Telinga luar terdiri dari daun telinga, liang telinga luar sampai ke gendang telinga. Kulit dalam liang telinga mengandung kelenjar khusus yang mengeluarkan sekresi seperti lilin (wax) yang disebut serumen (ear wax). Serumen ternyata juga mempunyai fungsi penting karena bersifat antibakteri, antimikotik (jamur) dan juga bersifat menolak serangga.

Penyebab utama dari Otomikosis yang paling banyak ditemukan adalah jamur species Aspergillus, dan selebihnya adalah species Candida. Penyebab otomikosis paling banyak yang ditemui adalah Aspergillus niger.

Beberapa faktor pencetus timbulnya penyakit ini antara lain:

  1. Ketiadaan Serumen
    Serumen memiliki pH asam sekitar 4-5 yang mempunyai funsi antibakteri dan antimikotik (jamur)
  2. Trauma
    Kebiasaan mengorek telinga dengan jari atau lidi kapas (cotton buds) sehingga menyebabkan goresan atau luka.
  3. Peningkatan suhu dan kelembaban yang tinggi
    Merupakan kondisi yang sesuai untuk proses pertumbuhan jamur
  4. Olahraga Air misal: Berenang atau Selancar
    Akibat paparan terus menerus oleh air mengakibatkan perubahan kelembaban pada liang telinga sehingga menjadi lembap dan berair, yang jika berlangsung lama akan menyebabkan pertumbuhan jamur
  5. Kelainan Kongenital (Bawaan)
    Bentuk liang telinga yang kecil, sempit dan berbelok lebih  tajam menyebabkan kelembaban yang tinggi pada liang telinga.
  6. Adanya infeksi jamur pada anggota tubuh lain
  7. Penggunaan obat tetes telinga antibiotika dan steroid yg lama pada telinga

Gejala awal Otomikosis yg  sering ditemui adalah ketidaknyamanan pada telinga, rasa gatal, nyeri telinga dan perasaan penuh pada telinga. Bila infeksi meluas sampai ke gendang telinga maka akan dapat mengeluarkan cairan. Pada pemeriksaan telinga akan ditemukan kemerahan pada liang telinga, terdapat kumpulan massa putih dan pembengkakkan liang telinga. Penurunan pendengaran dan telinga berdenging (tinitus) juga dapat terjadi karena penyumbatan liang telinga yang disebabkan oleh pembengkakkan liang telinga dan penumpukan sekresi  atau kumpulan massa putih

Umumnya Otomikosis dapat sembuh apabila diobati dengan tuntas. Untuk pengobatan sebaiknya mengunjungi Dokter Spesialis THT. Biasanya diperlukan beberapa kali kunjungan ke Dokter Spesialis THT. Dokter THT akan membersihkan jamur pada telinga dengan menggunakan alat vacum khusus dan biasanya akan dioleskan krim anti jamur.

Resiko kekambuhan dari penyakit ini sangat tinggi, jika faktor pencetus yang menyebabkan infeksi tidak dihilangkan. Beberapa tips untuk mencegah terjadinya kekambuhan infeksi jamur pada telinga (otomikosis) adalah:

  1. Disarankan untuk mengurangi waktu berenang menjadi kurang dari  1 jam jika memungkinkan. Dan telinga sudah harus benar-benar dalam keadaan kering sebelum melanjutkan berenang kembali.
  2. Menggoyangkan kepala dan menggunakan ujung handuk yg bersih dan kering dapat mengeringkan sebagian besar sisa-sisa air kolam.
  3. Liang telinga juga dapat dikeringkan dengan kapas kecil (tapi jangan diusap terlalu keras)
  4. Meneteskan campuran cuka putih dan alkohol (50/50) dikedua liang telinga selama kira-kira 5 menit. Diteteskan pada saat selesai berenang dan saat mau tidur cukup efektif untuk mencegah kekambuhan.
  5. Jangan mengorek telinga menggunakan jari, cotton buds, pensil, atau benda keras lainnya yang dapat melukai liang telinga

Salah satu cara untuk mengeringkan telinga adalah dengan cara menarik daun telinga keatas lalu kearah luar agar posisi liang telinga dalam keadaan lurus. Lalu gunakan pengering rambut (hair dryer) dengan temperature rendah atau tanpa panas (low/no heat) dari jarak kurang lebih 45-60 sentimeter selama kira-kira 30 detik.

Mencegah tentu saja lebih baik dari mengobati. Bagaimana caranya? Tentu saja dengan cara menghilangkan kebiasaan buruk seperti mengorek kuping dengan tangan atau cotton bud dan yang paling penting adalah menjaga kebersihan telinga.

 

 

 

 

Subcribe Yuk

Dapatkan email notifikasi setiap kali ada artikel baru di website ini.