Tersedia training online gratis dan sistem online marketing terkini termasuk web, sistem follow up dan randomizer.  klik di sini untuk info lebih lanjut. 

Olahraga Dapat Memperlambat Menopause

Menjadi tua merupakan hal yang tidak dapat dihindari. Bertambahnya usia merupakan hal yang wajar dan dapat terjadi pada siapa pun. Akan tetapi, ada hal yang sering ditakuti oleh para perempuan saat usia terus beranjak senja yaitu gejala menopause. Sebenarnya apa menopause tersebut? Bagaimana menanggulanginya? Dan benarkah olahraga dapat memperlambat menopause?

Setiap perempuan akan mengalami menopause. Pada fase ini, hormone reproduksi sudah tidak dapat diproduksi lagi oleh tubuh perempuan. Para perempuan yang akan mengalami menopause biasanya mengeluhkan beragam keluhan seperti badan yang tidak enak, pusing, emosi yang tidak stabil sehingga tiba-tiba bisa merasa marah, sedih, dan uring-uringan dalam waktu bersamaan. Tentunya hal tersebut sangat mengganggu baik secara fisik maupun psikis bagi kaum perempuan. Tentu saja, gejala menopause ini juga mempengaruhi kehidupan seorang perempuan. Sehingga seringkali menimbulkan rasa tidak percaya diri.

Salah satu cara yang diyakini dapat memperlambat menopause yaitu olahraga. Oleh karena itu, sebaiknya para perempuan melakukan olahraga secara rutin untuk memperlambat menopause. Jangan merasa usia masih muda sehingga mengabaikan olahraga karena saat ini menopause dapat terjadi pada perempuan yang usia muda. Hal itu dikarenakan pola hidup yang kurang sehat dan lingkungan yang tercemar oleh radikal bebas. Oleh karena itu, sebaiknya olahraga dilakukan secara teratur sejak dini. Olahraga merupakan salah satu cara untuk mengeluarkan racun dan toksin dari dalam tubuh, Selain itu, sirkulasi darah pun dapat meningkat dengan rutin berolahraga.

Olahraga yang teratur dapat membuat tubuh memiliki berat badan yang seimbang dan ideal. Saat akan menopause biasanya berat badan bertambah. Dengan berolahraga, berat badan akan terjaga karena kalori banyak yang terbakar. Selain itu, olahraga juga menguatkan tulang sehingga dapat mengurangi gangguan osteoporosis yang biasa terjadi pada perempuan dengan gejala menopause.

Dengan berolahraga secara teratur persediaan oksigen ke otak akan meningkat sehingga mengurangi kadar dopamin. Selain itu, kadar endorfin yang memberikan rasa senang akan meningkat sehingga tubuh pun tidak mengalami stres.

Demikian beberapa pengaruh olahraga yang dapat memperlampat menopause. Selamat berolahraga.

Subcribe Yuk

Dapatkan email notifikasi setiap kali ada artikel baru di website ini.