Tersedia training online gratis dan sistem online marketing terkini termasuk web, sistem follow up dan randomizer.  klik di sini untuk info lebih lanjut. 

Merawat Gusi Dan Gigi Pada Anak

Merawat Gusi Dan Gigi Pada Anak adalah salah satu hal yang terpenting karena pemeliharaan gusi dan gigi harus dimulai sejak awal.  Banyak dari ibu mulai memelihara gigi dan gusi anak pada saat mereka mulai tumbuh gigi, padahal sangat disarankan untuk memulai perawatan tepat setelah bayi lahir ke dunia. Gigi anak tumbuh bahkan pada saat mereka belum lahir. Ada dua jenis gigi, yaitu gigi susu dan gigi permanen. Walaupun gigi susu akan digantikan gigi permanen, tetapi tidak ada alasan untuk tidak merawat gigi dan gusi sejak masih bayi.

Resiko yang Terjadi pada Gigi dan Gusi Anak

Banyak sekali ancaman yang bisa terjadi tanpa Merawat Gusi Dan Gigi Pada Anak yang maksimal. Masalah yang paling umum tentu saja gigi berlubang. Mulut kita penuh bakteri yang menumpuk di gigi berupa lapisan yang biasa kita sebut plak. Bakteri ini memakan gula di makanan dan minuman yang kita konsumsi. Semakin banyak gula yang kita konsumsi  akan semakin banyak bakteri yang tumbuh. Jika tidak dicegah atau dirawat, maka bakteri tersebut akan membuat gigi berlubang. Masih banyak sekali resiko yang dapat dialami anak dengan perawatan area mulut yang kurang baik.

Cara Merawat Gusi Dan Gigi Pada Anak

Untuk mencegah semua resiko yang dapat timbul di area mulut anak, maka kita harus merawat dan menjadikan perawatan gusi dan gigi sebagai gaya hidup dengan mendidik anak kita untuk disiplin merawat dan membersihkan area mulut. Hal yang paling utama adalah membuat menyikat gigi pagi dan malam menjadi kebiasaan. Jika anak sudah dibiasakan menyikat gigi paling tidak pagi dan malam secara disiplin, maka mereka akan merasa risih jika tidak menyikat gigi. Secara otomatis, kita akan mengajarkan cara merawat gigi dan gusi. Jangan membiasakan memberi makanan yang bersifat asam atau manis terlalu sering. Kedua sifat ini akan merusak gigi dan menumbuhkan bakteri di mulut.

Pada saat menggosok gigi, pastikan untuk mengajarkan anak kita untuk berkumur dengan maksimal untuk membersihkan sisa fluoride di pasta gigi. Kita mungkin selama ini berfikir bahwa fluoride adalah zat yang ber guna. Ya, fluoride sangat berguna, tetapi jika menempel di gigi terlalu lama dan sering, fluoride akan memberikan efek samping seperti bercak cokelat atau kuning di gigi. Untuk bayi yang belum tumbuh gigi, kita disarankan untuk membersihkan gusi dengan air hangat dan kain yang lembut.  Ancaman masalah gigi dan mulut bisa datang saat bayi lahir ke dunia, maka jangan menunda untuk Merawat Gusi Dan Gigi Pada Anak.

Subcribe Yuk

Dapatkan email notifikasi setiap kali ada artikel baru di website ini.