Tersedia training online gratis dan sistem online marketing terkini termasuk web, sistem follow up dan randomizer.  klik di sini untuk info lebih lanjut. 

Merawat Gigi Bayi Usia 0 – 24 Bulan

Bagaimana Cara Merawat Gigi Bayi Usia 0 – 24 Bulan

Cara merawat gigi bayi usia 0 – 24 bulan merupakan salah satu info yang penting bagi para orang tua yang memiliki bayi berusia hingga dua tahun, karena banyak tanggung jawab yang harus ditanggung, termasuk merawat dan menjaganya. Salah satu hal yang perlu diperhatikan oleh orang tua terhadap bayinya yang berusia 0 – 24 bulan adalah pertumbuhan dan perkembangan gigi bayi tersebut. Memang, gigi yang dimiliki bayi atau anak berusia seperti itu adalah gigi susu yang tidak akan ada selamanya. Akan tetapi, gigi susu pada anak berusia 0 – 24 bulan memiliki pengaruh terhadap kesehatan giginya di kemudian hari. Oleh karena itu, para orang tua harus memperhatikan cara merawat gigi bayi mereka. Cara merawat gigi anak bayi yang berusia hingga dua tahun tidaklah sama dengan merawat gigi orang dewasa. Bahkan, bayi dengan usia 0 – 24 memiliki tiga pembagian cara dalam merawat gigi dan mulutnya. Cara tersebut dibagi menurut usia, mulai dari 0 – 6 bulan, 7 – 12 bulan, dan 13 – 24 bulan.

Merawat Gigi Bayi Usia 0 – 24 bulan (0 – 12 bulan)

Untuk bayi usia 0 hingga 12 bulan, gigi bayi perlu dibersihkan dengan kain lembab. Frekuensi yang disarankan untuk melakukannya adalah dua kali sehari. Untuk menjaga kesehatan giginya, para orang tua belum boleh menambahkan rasa manis pada botol susu dengan gula atau pun madu. Yang juga perlu diperhatikan adalah agar selalu membersihkan mulut bayi setelah menyusuinya. Setelah memasuki usia tujuh bulan, perlakuan dalam merawat gigi bayi masih sama. Bayi tidak dianjurkan untuk tidur dengan botol susunya masih dalam mulut, kecuali jika botol tersebut berisi air putih. Benar sekali, pada usia ini, air putih sudah boleh diberikan di luar jadwal minum susu jika bayi haus.

Perawatan Gigi dan Mulut Bayi (13 – 24 bulan)

Setelah bayi mulai menginjak usia 13 bulan, orang tua boleh memperkenalkan pasta gigi yang mengandung fluoride kepada mereka. Selain itu, pasta gigi yang digunakan dianjurkan tidak terlalu banyak kira-kira seukuran satu butir kacang hijau. Disarankan pula agar sikat gigi yang digunakan lembut yang biasanya terbuat dari bahan nilon. Sikat gigi yang digunakan dianjurkan untuk diganti setiap tiga bulan sekali. Namun, penggantian sikat gigi ini dapat dilakukan lebih cepat jika bulu-bulunya sudah rusak. Peran orang tua dengan memberikan teladan dalam memberikan perawatan gigi, menjaga kesehatan mulut, serta melakukan pemeriksaan ke dokter gigi secara rutin setiap enam bulan sekali. Kira-kira seperti itulah cara merawat gigi bayi usia 0 – 24 bulan.

Subcribe Yuk

Dapatkan email notifikasi setiap kali ada artikel baru di website ini.