Tersedia training online gratis dan sistem online marketing terkini termasuk web, sistem follow up dan randomizer.  klik di sini untuk info lebih lanjut. 

Mengobati Kolesterol dengan Kolestiramin

Terdapat beberapa jenis obat kimia yang memang ditujukan untuk mengobati kolesterol dan serangkaian obat kolesterol yang beredar di pasaran pada saat sekarang sejatinya memang memiliki fungsi yang berbeda-beda. Beberapa jenis obat kolesterol tertentu dimaksudkan untuk mencegah terjadinya pembentukan kolesterol dengan cara menghambat kinerja enzym pembentuk kolesterol, sedangkan beberapa jenis obat lain berfungsi membuang pembentukan kolesterol yang telah terproduksi dengan cara menghancurkannya melalui asam empedu yang telah terikat secara kimiawi.

Mengobati kolesterol dengan kolesteramin merupakan salah satu cara mengendalikan kandungan kolesterol dalam darah dengan cara mengikat asam empedu di usus. Pengikatan asam empedu oleh senyawa golongan resin ini secara tidak langsung akan menghancurkan kolesterol yang telah terbentuk dalam hati dan diedarkan oleh tubuh menjadi tidak bermanfaat dan larut dalam usus.

Adapun manfaat lain mengobati kolesterol dengan kolesteramin adalah membuang kolesterol jahat yang dikenal dengan LDL atau Low Density Lippoprotein yang sudah terlanjur mengendap dalam aliran darah atau pembuluh arteri. Pengendapan LDL dalam jumlah yang besar pada aliran darah dapat menyebabkan terjadinya penyumbatan. Penyumbatan pembuluh darah arteri yang terjadi pada organ vital seperti otak dan jantung akan memicu timbulnya stroke ataupun penyakit jantung koroner yang bersifat akut. Penyakit akut adalah penyakit yang menyerang secara tiba-tiba dan seringkali menyebabkan penderitanya mengalami kematian ataupun cacat permanen.

Keuntungan dan Kerugian Penggunaan Kolestiramin

Walaupun penggunaan kolesteramin dianggap obat yang paling aman, namun terdapat keuntungan dan kerugian mengobati kolesterol dengan kolesteramin dibandingkan pengobatan dengan obat antihiperlipidemik lain. Keuntungan dan kerugiannya adalah:

  • Efektif
    Rata-rata penggunaan obat ini mampu menurunkan kadar kolesterol hampir sebesar 25% dari kadar kolesterol total.
  • Bau
    Kentut atau buang gas yang sangat bau dan bisa dianggap mengganggu orang sekitarnya. Bau ini disebabkan gas keton yang terurau dalam perut oleh empedu.
  • Batu empedu
    Menurut beberapa penelitian, penggunaan obat jenis ini bisa saja memicu terjadinya batu empedu yang sangat merugikan pasien.

Serangkaian data dan fakta tentang kolesteramin di atas hendaknya bisa dijadikan pertimbangan dalam memilih jenis obat yang tepat untuk kolesterol. Untuk amannya, konsultasikanlah dengan dokter Anda sebelum mengkonsumsi obat apapun. Semoga bermanfaat.

Subcribe Yuk

Dapatkan email notifikasi setiap kali ada artikel baru di website ini.