Tersedia training online gratis dan sistem online marketing terkini termasuk web, sistem follow up dan randomizer.  klik di sini untuk info lebih lanjut. 

Mengambil Khasiat Undur-Undur Untuk Penderita Diabetes

Tahukah Anda tentang Khasiat Undur-Undur Untuk Penderita Diabetes? Hewan kecil yang kerap hidup di tanah pasir ini, kini banyak diburu orang lantaran khasiatnya dalam menurunkan kadar gula darah. Mungkin Anda akan bertanya-tanya mengapa undur-undur mempunyai khasiat untuk penderita diabetes? Kemudian zat aktif apa yang dikandungnya? Bagaimana cara mengkonsumsinya?

Mengapa undur-undur berkhasiat?

Di Tiongkok undur-undur yang dikenal dengan sebutan Di-Gu-Niu ini telah menjadi ramuan tradisional secara turun temurun untuk mengobati diabetes. Hewan yang memiliki nama latin Myrmeleon Sp ini mengandung zat sulfonylurea yang dapat memperbaiki sistem kerja pankreas dalam menghasilkan hormon insulin. Meskipun belum ada penelitian klinis tentang undur-undur, namun ada beberapa praktisi kesehatan yang sudah meresepkan obat undur-undur untuk mengatasi gangguan tingginya kadar gula darah. Biasanya penderita diabetes memasukkan undur-undur ke dalam kapsul atau mencampurkan undur-undur dengan bahan herbal lain untuk pengobatan oral.

Sistem kerja undur-undur mirip dengan cacing tanah dan lintah, yaitu dengan melancarkan peredaran darah. Undur-undur mampu menembus dan menghancurkan gumpalan-gumpalan pada pembuluh darah sehingga pada akhirnya terjadilah proses regenerasi sel menjadi lebih baik. Kabar baiknya, zat aktif sulfonylurea yang dikandung dalam undur-undur ini memiliki khasiat yang sama dengan zat sulfonylurea yang terdapat pada obat-obatan diabetes yang beredar di pasaran. Tentu ini akan menjadi obat alternatif di tengah mahalnya obat-obatan paten diabetes.

Cara Mengkonsumsinya dan Mendapatkan Khasiat Undur-Undur Untuk Penderita Diabetes

Jika anda berani mencoba pengobatan ekstrim, paling baik adalah menelan undur-undur dalam keadaan hidup karena khasiatnya akan berkurang jika sudah mati. Namun jika tidak, anda bisa mengkonsumsinya dalam bentuk kapsul. Agar undur-undur mampu bertahan hidup selama 4 jam di dalam tubuh maka undur-undur dapat dimasukkan ke dalam kapsul sebelum ditelan.
Berapa jumlah yang harus dikonsumsi setiap hari? Berdasarkan pengalaman penderita diabetes yang telah mencobanya, setiap hari undur-undur ditelan sebanyak 2 kali yaitu pagi dan malam. Masing-masing 3 ekor setiap kali menelan. Untuk mencarinya, undur-undur dapat dipesan pada pengepul undur-undur atau di pedagang pakan burung. Harga undur-undur relatif murah, berkisar antara Rp 1.000,- hingga Rp 7.500,- per ekor. Pada musim kemarau undur-undur mudah diperoleh sehingga harganya lebih murah, sementara pada musim penghujan undur-undur sulit didapat karena kondisi tanah yang basah sehingga untur-undur sulit keluar, oleh karena itu harganya pun menjadi mahal.

Semoga ini dapat menjadi pilihan alternatif Anda dikala mahalnya obat-obatan medis saat ini. Demikian artikel seputar khasiat undur-undur untuk penderita diabetes.

Selamat mencoba!

Subcribe Yuk

Dapatkan email notifikasi setiap kali ada artikel baru di website ini.