Tersedia training online gratis dan sistem online marketing terkini termasuk web, sistem follow up dan randomizer.  klik di sini untuk info lebih lanjut. 

Mendeteksi Kanker Payudara

Kanker payudara ternyata dapat dideteksi diri sendiri. Mau tahu rahasianya?

Mendeteksi kanker payudara termudah dilakukan dengan metode CBE (Clinical Breast Examination) atau diistilahkan Periksa Payudara Klinis (PPK). Untuk wanita berusia 40 tahun/yang lebih muda, deteksi dini adanya benjolan (dapat berupa massa, tumor, atau kanker) di payudara, maka metode PPK efektif dilakukan. Caranya mudah, yaitu: wanita yang akan diperiksa tidur telentang. Bagian payudara yang akan diperiksa hendaknya tidak tertutupi BH atau pakaian. Bila yang diperiksa bagian payudara kanan, maka tangan kanan diangkat ke atas. Tekan dengan jari telunjuk, jari ketiga, dan jari keempat tangan kanan pemeriksa. Buat gerakan kecil melingkar (sebanyak tiga lingkaran), atau buatlah pola zig-zag membentuk huruf S bersambung (S-S-S-S). Sambil menekan payudara, pemeriksa merasakan adanya benjolan di setiap lapisan kulit payudara (yaitu: subkutan, midlevel, dan dinding dada). Untuk menghindari kesalahan interpretasi, maka metode PPK ini disarankan dilakukan oleh tenaga medis (lebih baik dokter) yang terlatih.

Mendeteksi kanker payudara dapat juga dilakukan diri sendiri. Bila wanita telah mencapai masa pubertas, maka payudaranya mulai tumbuh dan berkembang. Pemeriksaan payudara sendiri atau disebut juga SADARI perlu dilakukan wanita berusia minimal 20 tahun setiap bulannya. Idealnya SADARI dilakukan pada hari kelima dan hari ketujuh siklus haid, karena saat inilah kepadatan jaringan payudara paling minimal sehingga mudah untuk mendeteksi kanker payudara. Cara melakukan SADARI: berdirilah di depan kaca, agar seluruh penampang payudara dapat terlihat jelas. Posisikan kedua tangan di belakang kepala, membentuk pola segitiga. Amatilah apakah ada kelainan di payudara yang berupa: perubahan warna kulit di sekitar payudara, perubahan letak puting, ada luka yang berdarah, bernanah, atau sulit sembuh. Lalu, lakukan rabaan pada payudara. Raba dan rasakanlah adanya benjolan di buah dada, bila ada gerakkan, apakah ikut bergerak atau diam saja.

Mendeteksi kanker payudara tingkat lanjut yaitu dengan USG dan mammografi, yang bisa dilakukan di RS oleh tenaga medis terlatih.

 

 

 

 

Subcribe Yuk

Dapatkan email notifikasi setiap kali ada artikel baru di website ini.