Tersedia training online gratis dan sistem online marketing terkini termasuk web, sistem follow up dan randomizer.  klik di sini untuk info lebih lanjut. 

Memilah Sumber Protein Hewani Aman untuk Penderita Asam Urat

Akibat informasi yang kurang tepat, segera keluhan gelaja penyakit asam urat dirasakan ataupun setelah didiagnosa menderita penyakit asam urat, penderita langsung berpantang total makan sumber protein hewani.  Apakah perlu sedrastis seperti itu?

Protein Hewani

Manfaat konsumsi protein :

  • Sumber energi setelah karbohidrat
  • Berperan dalam pembentukan dan perbaikan sel dan jaringan
  • Bahan pembentukan hormon, enzim  dan sistem kekebalan tubuh
  • Pengatur pH dalam sel

Protein terbentuk dari beberapa asam amino.  Tidak semua asam amino dapat dibuat sendiri oleh tubuh kita.  Asam-asam amino ini disebut asam amino essensial yang dapat diperoleh secara lengkap dari makanan produk protein hewani.  Jadi kurang bijaksana, jika sumber protein hewani total dihindari.

Pemilahan Sumber Protein Hewani

  • Konsumsi dalam jumlah normal : telur, susu dan keju.  Konsumsi produk susu rendah lemak dan olahannya mengurangi resiko serangan gout.   Dr Hyon Choi dari Massachusetts General Hospital menyatakan bahwa konsumsi lima gelas susu rendah lemak sehari dapat menurunkan resiko serangan gout sampai 43 %
  • Konsumsi dalam jumlah dibatasi 50 g/hari  : daging, daging ayam tanpa kulit, ikan bawal, bandeng, tenggiri dan tongkol.  Mengapa sama-sama produk unggas, daging ayam masih boleh dikonsumsi dalam jumlah terbatas sementara daging bebek dan daging angsa harus dipantang?  Kandungan purin daging ayam sedikit lebih tinggi daripada kedua daging unggas lainnya tersebut tetapi kandungan lemaknya jauh lebih rendah.  Sebagai perbandingan, kandungan lemak pada daging ayam sebanyak 22 % sementara daging angsa dan daging bebek 40 – 41 %.
  • Pantang dikonsumsi : ikan sarden/makarel, kornet beef, daging bebek, daging angsa, kaldu daging, hati, kerang, limpa, paru, otak dan usus.  Jeroan akan memberi beban berat terhadap kerja enzim hipoksatin yang berperan dalam pemecahan purin.  Akibatnya akan terjadi penumpukan sisa asam urat dalam darah yang berbentuk kristal dan menggumpal di persendian.  Hal ini menyebabkan rasa nyeri luar biasa.

Pengaturan konsumsi sumber protein hewani dengan bijak tidak saja membuat fungsi-fungsi dalam tubuh dapat tetap berjalan sebagai mana mestinya tetapi juga untuk mencegah perkembangan penyakit menjadi lebih buruk.  Tentu saja pengobatan yang direkomendasikan oleh dokter, istirahat yang cukup dan konsumsi air dalam jumlah 2 – 3 liter per hari tetap perlu dilakukan secara disiplin.  Sehingga penyembuhan penyakit dapat terlaksana lebih optimal.

 

Sumber :

  1. Setiabudi, H. 2012. Deteksi Dini, Pencegahan, dan Pengobatan Asam Urat. MedPress. Yogyakarta
  2. Mulyanto, D. 2012. Panjang Umur dengan Kontrol Kolesterol dan Asam Urat. Cahaya Atma Pustaka. Yogyakarta
  3. http//www.fatsecret.co.id/kalori-gizi/umum/
  4. http://id.wikipedia.org/wiki/Protein
  5. http://www.l-men.com/10-sumber-protein-part1

 

Subcribe Yuk

Dapatkan email notifikasi setiap kali ada artikel baru di website ini.