Tersedia training online gratis dan sistem online marketing terkini termasuk web, sistem follow up dan randomizer.  klik di sini untuk info lebih lanjut. 

Makanan yang Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Hal yang  paling menyebalkan tentunya  flu dan batuk  menyerang anggota keluarga secara bergantian dan tidak ada habisnya apalagi di musim pancaroba seperti ini. Mencuci tangan dan tidur cukup tidak cukup untuk mencegah virus flu dan batuk. Ternyata selain tindakan tersebut memilih makanan yang meningkatkan kekebalan tubuh juga penting untuk mencegah serangan virus flu dan batuk.

Berikut ini jenis makanan yang meningkatkan kekebalan tubuh sehingga tidak mudah terserang virus flu dan batuk yaitu :

  1. Yoghurt
    Yoghurt adalah sumber bakteri baik yang juga disebut dengan probiotik. Bakteri baik didalam yoghurt membantu pencernaan  dan mencegah sembelit. Kebanyakan gangguan penyakit dimulai dari pencernaan oleh karena itu sangat penting untuk selalu menjaga agar pencernaan tetap sehat.
  2. Bawang Putih
    Sebuah studi mengatakan bahwa orang yang mengkonsumsi suplemen bawang putih setiap hari memiliki ketahanan tubuh yang lebih kuat dari pada yang tidak mengkonsumsi suplemen bawang putih, namun demikian hal ini belum diuji secara lanjut. Tetapi tidak ada salahnya bukan menambahkan extra bawang putih pada makanan yang dikonsumsi.
  3. Wortel
    Vitamin A dalam wortel  bertindak sebagai penambah kekebalan internal. Kekurangan vitamin ini dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh kita dan meningkatkan risiko infeksi. Untuk orang dewasa, dianjurkan mengkonsumsi vitamin A sebanyak 700 – 900 mg/hari . Sumber-sumber lain dari vitamin A meliputi: kale, brokoli, labu, melon, aprikot, ikan dan ubi jalar.
  4. Teh hitam
    Teh hangat adalah sangat menyegarkan tenggorokan, tapi ternyata ada manfaat lain yang bisa diperoleh. Teh hitam mengandung asam amino kecil yang disebut L-theanine, yang dapat mendukung sistem kekebalan tubuh. Sebuah studi menemukan peningkatan interferon, yang membantu untuk melawan infeksi bagi orang yang minum lima cangkir teh hitam setiap hari.
  5. Kacang mete
    Kacang mete yang jauh lebih dari sekedar camilan lezat. Kacang mete juga merupakan sumber yang baik dari seng dan ketika tingkat seng menurun, sistem kekebalan tubuh Anda sedang down. Tubuh Anda membutuhkan seng untuk mengembangkan dan mengaktifkan T-ypmphocytes, yang membantu sistem kekebalan tubuh merespon infeksi dan bertindak sebagai garis pertama pertahanan dalam menyerang sel yang terinfeksi. Sumber lain dari seng meliputi: daging sapi, ayam, sereal, kepiting, dan kacang-kacangan.
  6. Apel
    Apel mengandung quercetin, suatu senyawa yang ditemukan dalam makanan nabati, yang telah terbukti untuk membantu mengurangi tingkat penyakit pada atlet yang sedang menjalani pelatihan berat. Makanan lain yang mengandung quercetin meliputi: bawang, anggur merah, teh, anggur, stroberi, dan kale.
  7. Strawberry
    Strawberry merupakan sumber yang baik dari vitamin C, yang memainkan peran penting dalam mendukung sistem kekebalan tubuh, membantu tubuh melawan infeksi. Melon, jeruk, kiwi, tomat, paprika hijau dan merah juga mengandung vitamin C.
  8. Zat Besi
    Serupa dengan seng, kekurangan zat besi dapat menyebabkan fungsi kekebalan tubuh menjadi rendah yang meningkatkan risiko infeksi dan sakit. Namun zat besi terlalu banyak justru dapat menghambat sistem kekebalan tubuh. Jadi berapa banyak zat besi sebenarnya yang dibutuhkan? Untuk pria dewasa adalah 8mg dan wanita, 18 mg. Untuk wanita di atas usia 50 tahun, asupan harus dikurangi menjadi 8mg. Sumber lain dari besi meliputi: daging merah, kalkun, tahu, sereal, dan lentil.

 

 

Subcribe Yuk

Dapatkan email notifikasi setiap kali ada artikel baru di website ini.