Gaji kantor kurang? Ingin punya penghasilan tambahan? Bisnis online bersama d'BC Network telah terbukti melahirkan banyak jutawan baru.  klik di sini untuk informasi lebih lengkap. 

Diet Saat Menyusui, Amankah?

Tidak dipungkiri setiap wanita ingin tampil menarik, apalagi setelah melahirkan tentunya ibu ingin segera menjadi langsing karena saat hamil berat badan bertambah sehingga bentuk tubuh menjadi kurang menarik. Namun diet saat menyusui amankah bagi ibu dan bayi ? Bagaimana mendapatkan tubuh yang langsing tanpa membahayakan ibu dan bayi?

Menyusui Cara Alami Menurunkan Berat Badan

Sebenarnya tanpa berdiet ibu bisa menurunkan berat badan secara alami dengan cara menyusui. Dengan memberikan ASI secara eksklusif pada bayi sampai dengan 6 bulan maka otomatis berat badan akan turun dengan sendirinya walaupun penurunan yang dialami sangat perlahan. Namun tidak semua ibu bisa mengalami hal demikian, beberapa ibu bahkan tidak mengalami penurunan berat badan sama sekali saat menyusui. Hal ini disebabkan karena asupan makanan yang dikonsumsi secara berlebih akibat khawatir apabila produksi ASI berkurang apabila tidak mengkonsumsi makanan dengan porsi yang besar.

Cara Diet Yang Salah

Karena berat badan naik dratis saat hamil maka meskipun sudah melahirkan berat badan tidak turun bahkan cenderung naik karena asupan makanan yang dikonsumsi secara berlebih saat menyusui tanpa mempertimbangkan kandungan gizi makanan tersebut. Berbagai cara dilakukan untuk menurunkan berat badan namun seringkali cara yang dipakai salah sehingga mempengaruhi produksi ASI ibu. Berdiet saat menyusui dengan menggunakan obat pelangsing sangat tidak dianjurkan sebab obat-obatan tersebut akan berbahaya bagi Ibu dan bayi. Berdiet dengan cara mengurangi asupan makanan juga akan berpengaruh pada produksi ASI ibu bahkan apabila diet dilakukan secara ketat akan membuat ibu menjadi depresi dan mengakibatkan berkurangnya produksi ASI. Mengkonsumsi teh diet juga tidak disarankan sebab teh mengandung kafein yang cukup tinggi sehingga akan membahayakan bayi, karena apa yang ibu makan akan berpengaruh pada ASI yang dikonsumsi oleh bayi.Selain itu kafein juga bisa menghentikan produksi ASI. Cara-cara diet diatas adalah contoh diet yang salah yang tidak boleh dilakukan oleh ibu yang sedang menyusui

Berdiet Saat Menyusui dengan Aman

Cara diet yang aman dan benar saat menyusui adalah dengan mengatur pola makan yang baik. Dengan mengatur pola makan secara benar dan asupan gizi secara seimbang bukan saja tubuh menjadi lebih langsing namun asupan gizi ibu dan si kecil juga akan terpenuhi.

Berikut cara  diet dan pengaturan pola makan yang baik :

  1. Konsumsilah makanan dalam porsi kecil tetapi sering
    Siapkan makanan dalam porsi kecil dan makanlah sebelum lapar, hal ini akan membantu tubuh untuk mempunyai metabolisme yang lebih baik. Daripada makan dalam porsi besar namun hanya 2 kali lebih baik makan dalam porsi kecil 5-6 kali sehari. Selain tidak cepat lapar, ibu tidak merasa berdiet dengan cara ini.
  2. Karbohidrat untuk penambah energi
    Karbohidrat yang baik bisa didapatkan dari sereal, oatmeal, nasi merah, pasta sayuran dan roti gandum. Selain karbohidrat tersebut memberikan energi juga mempunyai serat yang tinggi dan baik untuk tubuh.
  3. Konsumsi protein rendah lemak
    Protein bisa didapatkan dari ayam, daging, telur dan ikan. Protein dari ikan sangat baik karena kandungan lemaknya rendah selain itu mengandung asam lemak omega 3 yang bagus untuk pertumbuhan balita
  4. Konsumsi segala jenis buah dan sayuran
    Dengan mengkonsumsi segala jenis buah dan sayuran selain baik untuk tubuh untuk menghindarkan makan cemilan yang tidak sehat juga sayuran hijau dipercaya membantu meningkatkan produksi ASI
  5. Perbanyak minum air putih
    Air putih akan membantu proses pencernaan dalam tubuh juga meningkatkan metabolisme tubuh. Konsumsi air putih juga mencegah dehidrasi dan membantu agar tubuh merasa lebih kenyang.
  6. Janganlah lupa berolahraga
    Tidak perlu waktu khusus untuk berolahraga. Mengajak si kecil berjalan-jalan dan melakukan aktivitas bersama si kecil juga merupakan olahraga ringan. Aktivitas tersebut selain membuat massa tulang pada ibu menjadi lebih padat juga memberikan perasaan fit dan bersemangat setelah berolahraga.

 

 

Subcribe Yuk

Dapatkan email notifikasi setiap kali ada artikel baru di website ini.