Ingin punya bisnis sendiri? Ingin punya penghasilan tambahan? Yang satu ini bisa dikerjakan dari rumah atau dari mana pun saja!  Klik untuk info lebih lanjut! 

Diet Ibu Hamil

Diet Ibu Hamil memang harus dilakukan terutama apabila si ibu memiliki kecenderungan mudah naik berat badannya. Kadang orang awam beranggapan bahwa ketika hamil, calon ibu harus melipatgandakan porsi makannya karena mereka makan untuk dua orang. Padahal sebenarnya tidak demikian. Ketika hamil, calon ibu sebenarnya hanya membutuhkan tambahan sekitar 10-15 persen dari porsi makan biasanya. Dengan demikian ibu hamil idealnya mengalami kenaikan berat badan sekitar 12-15 kg selama kehamilan. Namun tidak jarang ibu hamil mengalami kenaikan dua kali lipat dan kenaikan berat badan ideal tersebut.

Kenaikan berat badan yang berlebihan sering terjadi pada kehamilan trimester kedua dan ketiga. Sedangkan pada trimester pertama ibu hamil justru mengalami penurunan berat badan karena mengalami gejala mual dan muntah. Biasanya ibu hamil yang tidak mengalami gejala mual dan muntah, lebih mudah mengalami kenaikan berat badan yang berlebihan atau bahkan obesitas karena tingginya nafsu makan selama kehamilan.

Di lain pihak, dokter kandungan atau bidan jarang memberikan informasi bahwa ibu hamil mengalami obesitas atau kelebihan berat badan. Biasanya mereka hanya memperhatikan kesehatan dan perkembangan janin. Biasanya dokter kandungan atau bidan tidak memberikan nasehat apapun selama ibu hamil mengalami kenaikan berat badan tersebut tidak membahayakan janin dalam kandungan.

Lebih parahnya lagi jika calon ibu sudah mengalami kelebihan berat badan atau bahkan obesitas sebelum hamil. Sebagai informasi, idealnya berat badan calon ibu sebelum hamil sekitar 45-46 kg. Jika kenaikan berat badan maksimal 15%, maka diharapkan ibu hamil sebelum melahirkan memiliki berat badan maksimal 72 kg.
Untuk mengatasi hal tersebut ibu hamil tidak dianjurkan untuk melakukan diet ibu hamil secara ketat karena dapat membahayakan kondisi janin di dalam kandungan.

Bagi Anda ibu hamil yang mengalami kelebihan berat badan, sebaiknya Anda  mengatur pola makan dengan makan makanan porsi kecil namun sering. Anda dapat makan setiap 4 jam sekali. Walaupun Anda tidak lapar, Anda harus selalu ingat janin yang ada dalam kandungan yang membutuhkan nutrisi. Anda juga perlu mencermati makanan yang dikonsumsi dengan memperhatikan jumlah kalori dan nutrisi dalam bahan makanan. Pilihlah bahan makanan yang kaya protein, serat, vitamin dan mineral sehingga kebutuhan akan nutrisi per hari dapat tercukupi.

Sayur-sayuran dan buah-buahan merupakan makanan yang kaya serat, vitamin dan mineral namun rendah kalori sehingga dapat menjadi alternatif makanan selingan ibu hamil. Dengan sedikit kreativitas, Anda dapat mengolahnya menjadi kue atau jajanan sehat.

Hindari makan makanan junk food seperti es krim, burger, gorengan dan makanan lain yang memiliki kalori dan kolestrol yang cukup tinggi. Ibu hamil juga perlu minum air putih minimal 8 gelas sehari agar metabolisme tubuh berjalan dengan baik. Selain itu, air putih diperlukan untuk pembentukan cairan tubuh terutama air ketuban pada ibu hamil.

Dengan melakukan tips-tips diet ibu hamil di atas diharapkan bagi Anda yang sedang mengalami kehamilan dapat mencegah sedini mungkin kelebihan berat badannya. Karena kelebihan berat badan dapat mempengaruhi ukuran dan berat badan bayi sehingga akan mempersulit proses persalinan nantinya.

Subcribe Yuk

Dapatkan email notifikasi setiap kali ada artikel baru di website ini.