Ingin punya bisnis sendiri? Ingin punya penghasilan tambahan? Yang satu ini bisa dikerjakan dari rumah atau dari mana pun saja!  Klik untuk info lebih lanjut! 

Diabetes dan Luka: Apa yang Harus Anda Lakukan?

Diabetes dan luka adalah dua hal yang bisa jadi sangat berbahaya jika tidak ditangani dengan benar. Belakangan ini banyak sekali penyakit berbahaya yang semakin banyak diidap oleh masyarakat Indonesia. Penyebabnya bukan hanya karena pola makan yang tidak sehat tetapi juga karena kekurangperdulian masyarakat terhadap ancaman penyakit ini. Sebagaimana yang diketahui, diabetes adalah penyakit yang disebabkan oleh tingginya kadar gula dalam darah.

Ada dua macam penyebab, yakni karena keturunan dan karena pola hidup yang kurang sehat. Ya, sekali lagi, faktor pola hidup yang kurang sehat menjadi pemicu paling dominan dalam munculnya penyakit ini. Ada beberapa factor yang bisa menyebabkan kemunculan penyakit ini diantaranya adalah tingkat gula darah yang tinggi, konsumsi rokok dan stress yang tak bisa dikendalikan, rusaknya pankreas, level kolesterol yang tinggi, dan juga obesitas.

Penanganan Luka pada Penderita Diabetes

Lalu apa yang akan terjadi jika seseorang mengidap penyakit ini? Diabetes dan luka menjadi pasangan yang tak terpisahkan ketika anda telah divonis mengidap penyakit ini. ketika seseorang menderita diabetes dia akan mendapatkan beberapa masalah baru, seperti mudah sekali kesemutan, mudah mengantuk, mudah lapar, hingga sering ke belakang untuk buang air kecil. Dan yang paling berbahaya adalah ketika luka yang anda punya menjadi sangat sulit disembuhkan.

Untuk penderita diabetes, kemunculan luka memerlukan penanganan khusus. Pertama, ketika muncul luka, anda harus segera menutupnya dengan kain atau pembalut luka yang mengandung anti biotik. Pembalut luka ini harus diganti dan dibuka dalam 2-3 hari sekali. Jangan pernah menggunakan NaCl karena akan membuat lukanya semakin menyebar. Jadi, jangan menggunakan obat dengan asal, Cukup lakukan perawatan dasar sebelum membawanya ke dokter. Kemudian, jika luka terjadi di daerah yang strategis, seperti telapak kaki, usahakan untuk mengurangi tekanan pembalut luka. Usahakan pula untuk mengurangi aktivitas, seperti berjalan untuk mengurangi tumpuan pada bagian yang terluka. Ini dilakukan untuk mengurangi kemungkinan pembusukan.

Namun demikian, jika pembusukan sudah terjadi pada luka, anda harus segera memutuskan untuk mengamputasinya. Akan tetapi, sebelum melakukan amputasi, perlu diperhatikan bahwa pasien yang bersangkutan harus dalam keadaan sehat. Oleh karena itu, pastikan melakukan semua penanganan dengan konsultasi dengan dokter yang anda percaya. Lakukan semua penanganan dengan sangat hati-hati mulai dari awal timbulnya luka. Sehingga semua perawatan yang dilakukan bisa mencegah semakin parahnya diabetes dan luka yang ada.

Subcribe Yuk

Dapatkan email notifikasi setiap kali ada artikel baru di website ini.