Tersedia training online gratis dan sistem online marketing terkini termasuk web, sistem follow up dan randomizer.  klik di sini untuk info lebih lanjut. 

Ciri-ciri Campak Jerman pada Orang Dewasa

Apa itu campak Jerman? Apakah sama dengan jenis campak yang biasa menyerang? Oow, ternyata tidak banyak yang tahu mengenai campak Jerman yang memang bukan jenis campak yang biasa menyerang. Campak Jerman merupakan jenis campak yang sangat berbahaya jika terkena pada orang dewasa terlebih jika terkena pada ibu hamil. Campak Jerman bila menyerang ibu hamil bisa menularkan virusnya pada janin yang dikandung dan penularan ini bisa menyebabkan cacat pada bayi yang dikandung.

Campak Jerman sebetulnya bisa menjadi campak yang tidak terlalu berbahaya jika menyerang anak-anak. Dan, sekali lagi menjadi sangat berbahaya jika menyerang orang dewasa. Nah, sudah saatnya untuk mulai mengetahui lebih dalam mengenai campak Jerman dan apa yang membuatnya berbeda dengan campak biasa. Kenapa orang dewasa lebih beresiko jika terkena campak jerman ini? Apa yang membuatnya bisa membahayakan janin yang dikandung oleh wanita hamil?

Campak Jerman dalam istilah kedokteran disebut sebagai Rubella. Dinamai demikian karena campak jenis ini penyebabnya adalah virus campak jenis Rubella. Campak Jerman dikenal juga sebagai campak 3 hari. Hal ini dikarenakan pada umumnya, campak Jerman menimbulkan bercak-bercak merah (ruam) dan gatal di kulit dalam waktu 3 hari pertama. Lamanya waktu dari masa inkubasi hingga sembuh sendiri kira-kira membutuhkan waktu sekitar 2 hingga 3 minggu. Maka, untuk mengetahui lebih pasti apakah terkena campak biasa atau campak jerman sebaiknya dengan mengkonsultasikannya pada dokter agar penanganannya bisa lebih tepat, apalagi jika yang terkena campak adalah ibu hamil.

Ciri-ciri campak jerman pada orang dewasa hampir mirip dengan campak Jerman pada anak-anak. Akan tetapi pada orang dewasa, ada beberapa ciri yang tidak muncul pada anak-anak. Berikut ini adalah ciri-ciri campak Jerman pada orang dewasa.

  • Demam (37.2-37.8°C) di hari pertama dan kedua setelah infeksi virus. Jangan abaikan demam yang diderita, sebaiknya segera mencari tahu penyakit yang sedang dirasakan.
  • Timbulnya pembengkakan kelenjar getah bening di sekitar leher di bawah kuping.
  • Munculnya ruam kemerahan yang gatal (sekitar 3 hari) di wajah dan menyebar ke bawah.
  • Sakit kepala. Sering orang mengabaikan sakit kepala yang diderita, sebaiknya mulai saat ini jangan mengabaikan sakit yang diderita apalagi di bagian kepala. Ketahui lebih lanjut sakit apa yang diderita dengan gejala sakit kepala agar dapat  penanganan lebih tepat dilakukan.
  • Hilang selera makan. Jika tiba-tiba selera makan mulai hilang maka jangan dibiarkan begitu saja. Mulailah mencari tahu apa penyebabnya karena jika ternyata hal ini dikarenakan campak jerman, maka harus secepatnya mengobati penyakit tersebut agar tidak membahayakan kesehatan.
  • Konjungtivitis (radang garis mata dan bola mata).
  • Hidung berair (hidung meler). Hidung meler jangan hanya dianggap flu biasa, mulailah untuk mewaspadainya sebagai gejala campak jerman.
  • Sakit ketika menelan.
  • Sakit persendian.

Itulah beberapa ciri-ciri campak Jerman pada orang dewasa. Pada Anak-anak, ciri-ciri sakit kepala, hilang selera makan, konjungtivitis, hidung berair, sakit ketika menelan, hingga sakit persendian jarang muncul. Bahkan, ada juga anak-anak yang tidak memberikan ciri apa pun dan baru terdeteksi saat ruam baru muncul.

Bagaimana pun itu, penanganan yang cepat dan jika mungkin pencegahan masih bisa dilakukan, lakukanlah dengan segera. Apalagi untuk orang dewasa seperti ibu hamil, campak Jerman sangat membahayakan. Jadi, waspadalah!

Subcribe Yuk

Dapatkan email notifikasi setiap kali ada artikel baru di website ini.