Tersedia training online gratis dan sistem online marketing terkini termasuk web, sistem follow up dan randomizer.  klik di sini untuk info lebih lanjut. 

Cara Alami Mengatasi Kanker Payudara

Dulu orang beranggapan bahwa kanker payudara itu hanya diderita oleh wanita dewasa, namun karena gaya hidup dan pola hidup yang tidak sehat, sekarang bukan hanya wanita dewasa namun wanita usia muda juga bisa menderita penyakit mematikan ini.  Kanker payudara bisa terjadi dari berbagai jaringan dalam payudara. Sejalan dengan pertumbuhan dan pembiakan, sel-sel kanker membentuk suatu massa dari jaringan ganas menyusup ke jaringan didekatnya dan bisa menyebar  ke seluruh payudara. Sel-sel kanker dibentuk dari sel-sel normal dalam suatu proses rumit yang disebut transformasi yang terdiri dari tahap inisiasi dan promosi. Pada awalnya banyak wanita yang mengabaikan gejala kanker payudara seperti benjolan kecil pada payudara dan perubahan warna kulit pada payudara.

Saat mereka tahu tiba-tiba payudara mereka mengeluarkan darah dan timbul rasa nyeri barulah mereka sadar kalau itu penyakit kanker payudara yang mematikan. Bila Anda mengalami gejala penyakit kanker payudara ada baiknya Anda melakukan beberapa pengobatan secara alami seperti dengan menggunakan daun katuk, tulang rawan ikan hiu, kunyit putih, tapak dara, temulawak, mengkudu, dan kumis kucing. Beberapa bahan alami tersebut dipercaya bisa mengatasi penyakit kanker payudara dengan cepat namun banyak orang yang malas untuk melakukan pengobatan tradisional dengan bahan tersebut dikarenakan kesibukan ataupun menginginkan cara yang instan.

Air perasan temu lawak (Curcuma Zedoaria) mampu mengobati kanker payudara karena dalam temulawak terkandung curcumol dan curdione yang berkhasiat antikanker dan antitumor. Selain temu lawak, tapak dara juga bisa digunakan sebagai terapi penyembbuhan kanker payudara. Rebuslah 22 lembar daun tapak dara dan buah adas (Foeniculum vulgare) serta kulit kayu pulasari (Alyxia reinwardti) dengan tiga gelas air dan tambahkan gula merah secukupnya. Biarkan campuran tersebut mendidih sampai tinggal setengahnya kemudian saring. Ramuan tersebut bisa Anda minum tiga kali sehari masing-masing setengah gelas. Lakukan pengobatan dengan rauan ini paling tidak selama sebulan. Selain beberapa pengobatan tersebut, Anda juga harus rutin melakukan pemeriksaan dokter untuk mengetahui perkembangan penyakit Anda. Bila perlu Anda mencatat perkembangan penyakit untuk melakukan terapi lanjutan.

Subcribe Yuk

Dapatkan email notifikasi setiap kali ada artikel baru di website ini.