Ingin punya bisnis sendiri? Ingin punya penghasilan tambahan? Yang satu ini bisa dikerjakan dari rumah atau dari mana pun saja!  Klik untuk info lebih lanjut! 

Bisakah Pengidap Endometriosis Hamil?

Bisakah Pengidap endometriosis hamil? Jawabannya Bisa. Dengan bantuan medis dan treatment yang benar, penderita endometriosis tetap bisa hamil. Hanya saja, proses yang dilalui relatif cukup kompleks karena terjadi gangguan pembuahan dan beberapa hambatan lain. Selain itu, ada beberapa kesulitan pembuahan yang mungkin terjadi akibat perlekatan endometriosis dalam rongga perut ataupun dalam ovarium. Endometriosis sangat berpotensi menyebabkan masalah kesuburan. Namun demikian, wanita dengan endometriosis bisa mengatasinya dengan beberapa cara. Berikut adalah tips bagi penderita endometriosis untuk mendapatkan kehamilan.

Bahkan tanpa pengobatan yang serius, penderita tetap bisa hamil dengan beberapa cara. Penderita endometriosis dapat meningkatkan potensi pembuahan dengan meningkatkan imun tubuh. Oleh karena itu, cara-cara penting untuk meningkatkan imun tubuh seperti mengkonsumsi diet sehat dan melakukan olah raga akan dapat membantu untuk mengurangi efek buruk endometriosis.

Selain itu, ada beberapa metode medis yang bisa dijalani untuk mengatasi problem endometriosis dan efeknya bagi kesuburan. Langkah awal yang harus dilakukan adalah mencari tahu sejauh apa pengaruh endometriosis pada kondisi kehamilan. Setiap individu memiliki kemampuan sendiri-sendiri untuk mengatasi gangguan kesehatan. Oleh karena itu setiap pasien endometriosis harus tahu dengan detail kondisi endometriosis dalam tubuh mereka dan pengaruhnya terhadap kehamilan.

Untuk itu, diperlukan keterangan dari dokter yang akan memberikan penjelasan menyeluruh. Dokter akan menentukan keadaan pasien endometriosis dengan metode laparoskopi. Prosedur ini dilakukan untuk memeriksa kondisi organ dalam rahim dengan prosedur memasukkan semacam tabung melalui sayatan kecil. Jika pasien didiagnosis sedang mengalami endometriosis dengan tingkat keparahan di mana terjadi kerusakan pada organ reproduksi, pasien akan dianjurkan untuk menerapkan program hamil. Pasien yang dideteksi menderita endometriosis tidak dianjurkan untuk menunda kehamilan karena kesuburan akan terus menurun sehingga potensi hamil akan menurun pula seiring dengan waktu penundaan kehamilan.

Selain itu, pasien juga harus berdiskusi dengan dokter untuk menerapkan metode kehamilan yang benar. Penderita endometriosis juga harus menetapkan kerangka waktu untuk hamil jika mereka menggunakan metode terapi obat untuk menghindari efek negatif obat bagi janin. Solusi paling baik untuk mengatasi endometriosis adalah dengan mengangkat jaringan endometriosis dengan operasi. Selain itu, ada pula metode ablasi laser dan metode penguapan yang  juga akan bisa membantu mengatasi endometriosis yang sangat merugikan bagi kesuburan.

Subcribe Yuk

Dapatkan email notifikasi setiap kali ada artikel baru di website ini.