Tersedia training online gratis dan sistem online marketing terkini termasuk web, sistem follow up dan randomizer.  klik di sini untuk info lebih lanjut. 

Bagaimana Cara Merawat Bayi Tabung Yang Baik?

“Merawat bayi tabung yang baik pada dasarnya sama seperti saat merawat bayi normal lainnya. Yang berbeda hanyalah pada saat sebelum melakukan proses bayi tabung itu sendiri. Satu hal yang perlu diperhatikan oleh calon ibu yang berencana untuk melakukan bayi tabung adalah dengan mengkonsumsi makanan yang baik karena nutrisi yang terkandung dalam makanan yang dimakan oleh calon ibu akan dimakan juga oleh bayinya kelak.

Perawatan Dini Sebelum Melakukan Proses Bayi Tabung

Pada dasarnya, seseorang yang melakukan proses bayi tabung harus menyiapkan fisik dan mental. Hal ini karena ada prosentasi bahwa teknologi bayi tabung yang akan dilakukan oleh pasangan suami istri akan gagal. Dana yang cukup besar juga harus disiapkan karena biaya untuk melakukan teknologi ini masih jarang dilakukan di Indonesia dan masih tergolong mahal untuk kalangan orang awam. Sebenarnya, hal yang membedakan antara kehamilan normal dan teknologi bayi tabung adalah bahwa pembuahan pada kehamilan normal terjadi di dalam rahim wanita. Sedangkan pada bayi tabung maka proses pembuahan sperma akan dilakukan diluar tubuh wanita. Dan saat proses pembuahan dinyatakan berhasil kemudian dokter akan memasukan embrio kecil hasil dari proses pembuahan tadi ke dalam rahim wanita. Selanjutnya, embrio yang telah dimasukkan ke dalam rahim pun akan berkembang seperti bayi normal lainnya. Jadi, merawat bayi tabung yang baik harus dimulai oleh pasangan suami istri dengan melakukan dan mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi sehingga akan didapatkan sperma dan ovum yang berkualitas agar proses bayi tabungnya kelak dapat berhasil.

 Merawat Bayi Tabung Setelah Melahirkan

Setelah bayi tabung tersebut lahir, sebagai orang tua anda dapat memperlakukannya secara normal dan sama seperti bayi lain. Misalnya dengan memberikan nutrisi yang baik. Dan yang penting lagi adalah memberikan ASI ekslusif minimal 6 bulan sehingga daya tahan tubuh bayi pun semakin kuat. Seorang ibu juga harus mengkonsumsi makanan yang sehat dan menghindari kebiasaan buruk seperti minum alkohol dan merokok karena hal tersebut dapat berimbas pada kualitas ASI yang akan menjadi makanan utama bayi pada beberapa bulan kehidupannya. Disamping itu, orang tua juga harus menyiapkan mental dan sudah semestinya memperlakukan anak hasil bayi tabung seperti halnya anak normal lainnya sehingga secara psikologi, sang anak pun dapat tumbuh dan berkembang seperti anak lain saat orang tua harus merawat bayi tabung yang baik.

Subcribe Yuk

Dapatkan email notifikasi setiap kali ada artikel baru di website ini.