Ingin punya bisnis sendiri? Ingin punya penghasilan tambahan? Yang satu ini bisa dikerjakan dari rumah atau dari mana pun saja!  Klik untuk info lebih lanjut! 

Amankah Pesawat Untuk Telinga Bayi?

Apakah Anda sering bepergian dengan menggunakan pesawat terbang? Apakah Anda sering melakukan penerbangan bersama bayi Anda? Jika Anda termasuk orang yang melakukannya, Anda pasti merasakan adanya perubahan pada perasaan telinga ketika pesawat melakukan lepas landas atau mendarat tapi bagaimana dengan bayi Anda? Banyak dari kita merasakan sensasi yang berbeda pada telinga ketika terbang dengan pesawat. Untuk anak-anak, khususnya bayi dan balita, sensasi ini akan dirasa aneh dan sedikit menakutkan bahkan menyakitkan pada awalnya. Tetapi perasaan seperti itu adalah bagian yang wajar dalam suatu penerbangan, bagi orang dewasa saja dapat menimbulkan perasaan kurang nyaman atau telinga terasa berdengung apalagi pada bayi yang organ pendengarannya masih belum sempurna. Lalu, amankah bepergian dengan pesawat bagi telinga bayi? Banyak sekali yang khawatir dengan masalah ini, pada artikel ini akan dibahas mengenai dampak bagi bayi Anda ketika melakukan penerbangan.

Sensasi tak biasa ini berkaitan dengan perubahan tekanan di udara yang berpengaruh pada gendang telinga. Normalnya, tabung Eustachius didalam telinga bisa menyeimbangkan tekanan udara di gendang telinga dengan tekanan udara di luar telinga hanya dengan membuka dan membiarkan aliran udara mencapai gendang telinga. Membuka aliran udara agar masuk kedalam telinga dapat dilakukan dengan cara mengunyah sesuatu agar rongga tabung Eustachius selalu terbuka. Telinga bersuara ketika kita menguap atau mengunyah, tabung Eustachius sedang mengadaptasi tekanan udara yang diakibatkan gerakan rahang tersebut.

Pada anak-anak, tabung Eustachius ini mungkin tidak berfungsi dengan efektif apalagi pada bayi yang berusia kurang dari tujuh hari, karena pada usia tersebut organ dan sistem kekebalan tubuh bayi masih melakukan penyesuaian terhadap lingkungan sekitarnya. Perasaan sakit atau tidak nyaman pada telinga bayi pada saat melakukan penerbangan karena terjadinya perubahan tekanan udara apalagi bila telinga terinflamasi dari infeksi atau udara dingin, atau terhambat oleh pembengkakan adenoid, yaitu gumpalan jaringan system kekebalan yang terletak di dekat gerbang tabung Eustachius didalam telinga. Oleh karena itu sebaiknya bayi memulai perjalanan pertama menggunakan pesawat terbang setelah berumur dua atau tiga bulan, Mengetahui hal seperti ini, amankah bepergian dengan pesawat bagi telinga bayi?

Apabila Anda sedang naik gunung, menyelam, terbang atau bahkan naik lift, tekanan udara akan semakin tinggi di saat kita berada di tempat yang lebih tinggi. Jika tekanan udara ini tidak diseimbangkan, semakin tinggi tekanan udaranya akan mendorong gendang telinga dan menyebabkan rasa sakit. Salah satu organ tubuh yang berfungsi menyeimbangkannya adalah telinga. Hal ini menjelaskan kenapa banyak bayi menangis selama beberapa waktu pada saat pesawat lepas landas dan mendarat dalam penerbangan mereka.

Tetapi rasa sakit ini hanya sementara dan tidak akan menimbulkan masalah serius bagi anak-anak dan bayi. Rasa sakit ini akan mereda beberapa menit setelah tabung Eustachius didalam telinga terbuka membiarkan aliran udara seimbang di kedua sisi gendang telinga. Jika anak sedang mendapat infeksi telinga atau telinga sedang dalam perawatan medis, mungkin dokter akan menyarankan untuk menunda penerbangan sampai infeksinya sembuh karena dapat menyebabkan rasa sakit bahkan memperparah penyakit yang sedang diderita.

Pada anak yang memakai tabung yang dimasukkan kedalam telinga karena masalah cairan telinga, tabung imitasi ini akan membantu mereka menyeimbangkan tekanan udara dengan lebih mudah. Jadi masihkah bertanya, amankah bepergian dengan pesawat bagi telinga bayi?

Subcribe Yuk

Dapatkan email notifikasi setiap kali ada artikel baru di website ini.