Gaji kantor kurang? Ingin punya penghasilan tambahan? Bisnis online bersama d'BC Network telah terbukti melahirkan banyak jutawan baru.  klik di sini untuk informasi lebih lengkap. 

Alergi Keringat dan Biang Keringat

Alergi Keringat atau sekedar biang keringat? Banyak orang tua yang bingung membedakan antara biang keringat dengan alergi, namun hal ini dapat dimaklumi karena keduanya memang sedikit sulit dibedakan. Akan tetapi, dengan mencari informasi yang benar, orang tua sebenarnya dapat menggali pengetahuan terutama untuk membedakan antara biang keringat dengan alergi keringat. Menurut para ahli, tubuh anak, terutama bayi, 70 persennya adalah air, itulah alasan mengapa bayi mudah berkeringat. Biang keringat adalah hal yang sering dijumpai di masyarakat kita. hal itu terjadi karena adanya sumbatan saluran kelenjar keringat di kulit. Keringat kemudian menumpuk dan tidak dapat keluar sehingga terjadi peradangan pada kulit.

 

Gejala Biang Keringat

Pada saat miliaria atau biang keringat terjadi, maka pada umumnya akan timbul bintil – bintil, mengkilap serta berair di permukaan kulit bayi, namun tanpa disertai dengan rasa gatal. Namun, biang keringat dapat juga menjadi parah, apabila bintil – bintil berubah memerah, berair, gatal atau bahkan perih. Pada umumnya, biang keringat ini timbul pada bagian – bagian tubuh yang banyak mengeluarkan keringat seperti punggung, leher, dada, dahi serta lipatan lipatan kulit.

 

Untuk mengatasinya, orangtua harus memandikan bayi secara teratur, pagi dan sore. Berikan kepada si kecil pakaian yang terbuat dari bahan yang mudah menyerap keringat contohnya saja katun. Usahakan tubuh bayi tetap sejuk terutama di bagian – bagian yang mudah berkeringat, jaga agar sirkulasi udara di dalam ruangan tetap terjaga dan tidak pengap. Hindari penggunaan baby oil, lotion atau cream sepanjang hari agar kulit bayi dapat bernafas. Jadi biang keringat berbeda dengan alergi keringat.

Gejala Alergi Keringat

Alergi terjadi oleh adanya reaksi tubuh terhadap barang atau bahan dari luar tubuh. Alergi juga dapat diwariskan, yang berarti bahwa apabila orangtua ada alergi, maka ada kemungkinan si bayi juga memiliki gangguan serupa. Gejala alergi pada keringat biasanya khas, mirip dengan gejala biduran yakni adanya bercak merah atau ruam pada kulit serta bentol – bentol, yang disertai rasa gatal.

Ruam yang terjadi pada alergi biasanya lebih luas dan dapat timbul di setiap bagian tubuh. Alergi biasanya tidak timbul setiap waktu, akan tetapi pada saat setelah si anak berkeringat. Ruang pada bagian tubuh yang mengeluarkan banyak keringat menjadi satu ciri utama yang terjadi hamper di semua penderita. Alergi pada keringat dapat diobati dengan penanganan medis. Dokter biasanya akan memberikan penanganan khusus apabila alergi anak mengalami alergi keringat.

Subcribe Yuk

Dapatkan email notifikasi setiap kali ada artikel baru di website ini.